SEMARANG, KORANTV10.COM I Ketua Koordinator Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Eks Karesidenan Pati, A.S. Agus Samudra alias Agus Kliwir
Hari ini mengingatkan seluruh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di wilayah Jawa Tengah, agar tidak longgar dalam melakukan seleksi media rekanan pemerintah.
Menurut Agus Kliwir, Kominfo memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam memastikan kerjasama publikasi pemerintah dilakukan secara legal, profesional, dan sesuai aturan Dewan Pers.
Ia menilai, lemahnya proses seleksi dan verifikasi administrasi perusahaan pers dapat berdampak panjang, mulai dari rusaknya ekosistem pers hingga potensi masalah hukum terkait penggunaan anggaran negara.
“Kominfo jangan hanya fokus pada sebaran berita. Legalitas perusahaan pers, struktur redaksi, hingga status verifikasi Dewan Pers harus jadi syarat mutlak,” kata Agus Kliwir, Selasa (3/2/2026).
A.S Agus Samudra menyebut, masih ada media yang belum memenuhi standar perusahaan pers, namun tetap mendapatkan ruang kerjasama publikasi dengan instansi pemerintah.
Kondisi tersebut dinilai mencederai pers profesional yang selama ini patuh pada aturan. Ia menekankan bahwa kerja sama publikasi
Bukan sekadar urusan teknis pemberitaan, melainkan bagian dari pertanggungjawaban keuangan negara yang harus diaudit dan dipertanggungjawabkan secara hukum.
“Kalau sejak awal seleksi sudah benar, pemerintah daerah juga akan aman. Tidak ada celah temuan, tidak ada polemik, dan kepercayaan publik tetap terjaga,” imbuhnya
Agus Kliwir berharap Kominfo di seluruh Jawa Tengah berani konsisten menerapkan standar yang sama, demi membangun iklim pers yang sehat dan berintegritas.(red)

















