KORANTV10.COM I Di tanah Mataram, nama Keris Kyai Sengkelat dikenal sebagai pusaka pembawa wibawa dan perlindungan, Senin (16/2/26).
Keris ini, sering dikaitkan dengan dinasti Kesultanan Mataram. yang kemudian melahirkan dua pusat budaya besar Keraton Yogyakarta dan Keraton Surakarta.
Berbeda dari kisah berdarah Mpu Gandring atau aura mistis Setan Kober, Kyai Sengkelat lebih dipandang sebagai simbol legitimasi dan tanggung jawab moral pemimpin.
Dalam filosofi Jawa, keris bukan hanya soal “kesaktian”, melainkan ketajaman nurani, dan keberanian menegakkan keadilan.
Pengakuan dunia datang ketika pada 2005, keris Indonesia ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO.
Pengakuan ini menegaskan nilai historis dan artistik keris, sebagai karya adiluhung bukan sekadar benda mistis.
Di era modern, keris tetap dirawat melalui ritual budaya dan pameran seni. Ia menjadi identitas bangsa, dalam menghubungkan masa lalu penuh legenda dengan masa kini, yang rasional. (red)


















