PATI – Dari Juwana untuk pertumbuhan ekonomi Pati. Kalimat tersebut menggambarkan kiprah Sariyono alias Uceng, pengusaha lokal yang ikut masuk dalam arus investasi Kabupaten Pati.
Melalui PT Putra Jaya Sakti Samudra, Sariyono membawa komitmen investasi sekitar Rp50 miliar pada Pati Business Forum 2026.
Angka tersebut menjadi bagian dari komitmen delapan perusahaan yang secara keseluruhan mencapai sekitar Rp12,6 triliun, untuk pengembangan usaha di wilayah Kabupaten Pati pada 2027.
Kehadiran pengusaha asal Juwana tersebut menarik perhatian, karena kawasan Juwana memiliki karakter ekonomi yang kuat dengan sektor kelautan, perikanan, perdagangan dan aktivitas usaha masyarakat.
Potensi itu dinilai masih memiliki ruang besar untuk dikembangkan, terutama melalui industri pengolahan, distribusi, logistik serta penguatan rantai ekonomi dari nelayan dan pelaku usaha hingga pasar.
Sariyono menjadi contoh keterlibatan pengusaha daerah, dalam momentum investasi yang tengah berkembang di Pati.
Bagi pengusaha lokal, investasi bukan sekadar mendirikan badan usaha. Lebih jauh, terdapat peluang untuk membangun aktivitas ekonomi baru
Hal ini membuka lapangan pekerjaan serta menciptakan hubungan usaha dengan masyarakat sekitar”, ujar Uceng kepada wartawam, Senin malam (28/9/26).
Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra menyampaikan bahwa investasi di daerah diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih luas.
Menurutnya, keberadaan investasi perlu diikuti dengan munculnya lapangan kerja, usaha pendukung, peningkatan perdagangan dan kesempatan bagi UMKM lokal.
Dengan komitmen sekitar Rp50 miliar tersebut, PT Putra Jaya Sakti Samudra menjadi salah satu perusahaan yang ikut mewarnai peta investasi Pati.
Kini perhatian tertuju pada tahap berikutnya, yakni bagaimana komitmen investasi dan kedepan dapat diwujudkan menjadi aktivitas usaha nyata
Supaya bisa memberikan kontribusi bagi ekonomi di wilayah Juwana dan Kabupaten Pati secara lebih luas”, ungkap Chandra.(red)

















