PATI, KORANTV10.COM I Wajah Taman Winong, ruang terbuka hijau di kawasan Perumnas Winong, Kecamatan Pati, bakal berubah total.
Bupati Pati, H. Sudewo turun langsung ke lokasi dan memastikan taman tersebut, agar segera ditata ulang menjadi ruang publik modern, ramah anak dan berdaya guna tinggi bagi masyarakat.
Peninjauan yang dilakukan Jumat (9/1/2026) itu menjadi sinyal kuat keseriusan Pemkab Pati dalam membangun ruang terbuka yang bukan hanya indah dipandang, tetapi juga hidup, produktif, dan memberi manfaat nyata bagi warga.
“Taman ini harus jadi pusat aktivitas masyarakat. Bukan sekadar hijau, tapi nyaman, aman, dan membanggakan,” tegas H. Sudewo di hadapan jajaran Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) serta warga setempat.
Sebagai langkah awal, Pemkab Pati akan menata ulang vegetasi taman. Pohon-pohon yang selama ini tumbuh terlalu rimbun dan tidak beraturan akan dipangkas serta diseleksi ulang, agar fungsi ekologisnya lebih optimal.
Menurut H. Sudewo, penataan tersebut bukan sekadar persoalan estetika, melainkan demi menciptakan taman yang lebih terang, bersih, aman, serta mendukung kualitas lingkungan kawasan perumahan.
“Kita ingin taman ini nyaman dari pagi sampai malam. Aman untuk anak-anak, enak untuk olahraga, dan sehat bagi lingkungan,” tutur Bupati Pati, H. Sudewo.
Tak hanya penghijauan, Pemkab Pati juga menyiapkan konsep besar menjadikan Taman Winong sebagai ruang publik multifungsi.
Dalam desain barunya, taman akan dilengkapi arena bermain anak, jogging track, ruang interaksi sosial warga, serta zona hijau penyangga ekologis.
Dengan konsep tersebut, Taman Winong ditargetkan menjadi ikon baru ruang publik Kota Pati, sekaligus pusat rekreasi keluarga dan kegiatan warga.
Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) juga menjadi bagian dari skema penataan. Berdasarkan data kartu paguyuban
Kini, terdapat 36 PKL yang menggantungkan hidup di kawasan itu. Pemkab Pati akan segera melakukan penataan, dilakukan tanpa penggusuran
Kepala Bidang Perumahan Disperkim Kabupaten Pati, Dr. Ling. Ahmad Qosim, SKM., MT menyampaikan para pedagang justru menyambut positif rencana tersebut.
“PKL berharap penataan segera dilakukan supaya taman semakin ramai dan mereka ikut merasakan dampak ekonominya,” ucap Dr. Ling. Ahmad Qosim, SKM., MT saat diwawancarai wartawan dilokasi.
Para pedagang juga berkomitmen menjaga kebersihan, ketertiban, dan tidak mengganggu fungsi sosial taman.
Jika proyek ini tuntas, Taman Winong akan menjadi jantung aktivitas warga Perumnas Winong
Agar ruang hidup baru bagi anak-anak bermain, orang tua berolahraga, pedagang mencari nafkah, dan masyarakat membangun kebersamaan.(red)
















