JAKARTA I Perkembangan teknologi digital membuka peluang besar, bagi lahirnya pewarta independen. Dengan modal gawai dan koneksi internet
Siapa pun, kini dapat membangun kanal informasi sendiri. Namun, kesuksesan tidak datang secara instan.
Agus Kliwir menilai, kunci utama pewarta independen terletak pada konsistensi dan kredibilitas.
Prinsip yang diatur oleh Dewan Pers tetap menjadi fondasi, meski distribusi berita dilakukan secara mandiri.
Menurutnya, pewarta independen harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.“Optimalisasi mesin pencari
Pengelolaan media sosial, hingga teknik produksi visual adalah bagian dari kompetensi baru yang wajib dikuasai,” ujar Agus Kliwir, Dirut PT. MNS Grub Pers & CEO SMGC kepada wartawan, Senin (16/2/26).
Spesialisasi juga menjadi strategi penting. Dengan fokus pada isu tertentu, pewarta dapat membangun reputasi sebagai ahli di bidangnya.
Audiens pun lebih mudah mengenali identitas media, yang konsisten mengangkat tema spesifik.
Namun jalan ini tidak tanpa risiko. Persaingan ketat dan ancaman disinformasi menjadi tantangan nyata.
Karena itu, integritas menjadi fondasi tak tergantikan. Di tengah informasi yang mudah dipelintir, pewarta independen hadir sebagai penjaga realitas.
Masa depan jurnalisme mungkin akan terus berubah mengikuti perkembangan teknologi. Tetapi satu hal tetap sama
Publik selalu membutuhkan kebenaran. Di sanalah, pewarta independen menemukan perannya menjadi penyampai fakta dan suara nurani masyarakat.(red)
















