JAKARTA – Hari raya idulfitri 2026 menjadi momentum penting bagi dunia pers, dalam melakukan refleksi, terutama dalam menjaga peran strategis sebagai penyampai informasi yang menyejukkan di tengah derasnya arus digital.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Agus Kliwir dalam pernyataan resminya kepada jajaran Media Group, Jumat (20/3/2026).
Dalam pesannya, ia menegaskan bahwa Idulfitri bukan hanya perayaan keagamaan, tetapi juga waktu yang tepat untuk memperkuat nilai kebijaksanaan dalam kehidupan, khususnya di dunia jurnalistik.
Menurutnya, tantangan media saat ini semakin kompleks, sehingga diperlukan sikap bijak dalam setiap pemberitaan.
“Pers harus menjadi penyejuk di tengah derasnya arus informasi. Kita tidak boleh terjebak pada sensasi semata,” ujar Agus Kliwir dihadapan wartawan.
Ia juga mengingatkan bahwa kekuatan media tidak hanya terletak pada kecepatan, tetapi juga pada kekompakan tim dan kepercayaan masyarakat.
Agus Kliwir menilai bahwa menjaga profesionalisme merupakan hal yang tidak bisa ditawar, terutama di tengah maraknya oknum yang mengatasnamakan wartawan tanpa kompetensi yang jelas.
Karena itu, ia mengajak seluruh insan pers untuk kembali pada jati diri, sebagai penjaga kebenaran dan pilar demokrasi.
Dia berharap, semangat Idulfitri mampu memperkuat solidaritas di lingkungan Media Group serta mendorong inovasi tanpa meninggalkan nilai dasar jurnalistik.
“Semoga kita semua diberikan kekuatan untuk terus menjaga amanah, dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa,” tuturnya.(red)



















