PATI, KORANTV10.COM I Rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Tambaharjo, Kecamatan Pati Kota, Kabupaten Pati, memicu polemik serius di tengah masyarakat.
Penolakan warga yang terekam dalam video adu mulut antar warga terkait lokasi pembangunan tersebut, kini viral di media sosial dan menyedot perhatian publik.
Dalam video yang beredar luas, terlihat sejumlah warga terlibat perdebatan panas menyikapi rencana pembangunan koperasi
Dinilai mengancam keberadaan lapangan sepak bola desa, salah satu fasilitas umum utama yang selama ini menjadi pusat aktivitas olahraga, sosial, hingga kegiatan kemasyarakatan.
Sejumlah warga menegaskan keberatan mereka, karena lokasi pembangunan KDMP direncanakan tepat berada di area lapangan desa yang telah digunakan masyarakat selama puluhan tahun.
Bagi warga, lapangan tersebut bukan sekadar tempat bermain bola, melainkan ruang publik yang memiliki nilai sosial, budaya, dan identitas desa.
“Kami menolak jika lapangan desa dihilangkan.Itu bukan hanya tanah kosong, tapi ruang hidup masyarakat,” ujar Sutarno, salah satu warga Tambaharjo, Rabu (7/1/2025).
Menanggapi polemik tersebut, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tambaharjo menilai persoalan ini lebih disebabkan oleh miskomunikasi.
Anggota BPD, Yibno menyampaikan bahwa musyawarah desa telah digelar sejak November 2025 dan secara prinsip telah menyepakati pembangunan KDMP di area lapangan desa.
“Pembangunan koperasi tidak menghilangkan fungsi lapangan. Hanya memanfaatkan sebagian kecil lahan, dan lapangan akan digeser serta ditata lebih baik,” jelas Yibno kepada wartawan, Rabu (7/1/26).
Selain koperasi, pemerintah desa juga merencanakan pembangunan ruko baru sebagai pusat ekonomi desa yang lebih tertata.
Namun, rencana tersebut juga menimbulkan kekhawatiran para pedagang, karena belum adanya sosialisasi yang menyeluruh.
Hingga kini, proyek KDMP masih dalam tahap pengukuran lahan. Pemerintah desa diharapkan segera melakukan dialog terbuka dan transparan agar konflik tidak berlarut-larut.(red)


















