PATI – Keamanan lingkungan tidak cukup dibangun melalui slogan, imbauan ataupun kehadiran aparat sesaat.
Kamtibmas membutuhkan kepedulian yang hidup di tengah masyarakat, dan tindakan nyata dari seluruh elemen.
Hal itu menjadi pesan penting dalam kegiatan Safari Subuh oleh Kapolresta Pati, Kombes Pol. Sigit, S.I.K., M.H di sejumlah masjid wilayah Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, Sabtu (31/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Pati mengajak masyarakat memperkuat kerukunan, menjaga persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, serta bersama-sama mencegah kenakalan remaja.
Sorotan terhadap tawuran, balap liar dan perilaku menyimpang menjadi pengingat bahwa gangguan kamtibmas tidak selalu bermula dari persoalan besar.
Kelalaian dalam pengawasan dan rendahnya kepedulian lingkungan juga dapat membuka ruang munculnya masalah.
“Karena itu, keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan kepolisian harus membangun komunikasi serta kerja sama yang berkelanjutan.
Kapolresta Pati juga mengingatkan pentingnya menjaga salat lima waktu, khususnya salat Subuh.
Nilai keagamaan diharapkan menjadi landasan dalam membangun perilaku yang baik, menghormati sesama, dan menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.
Safari Subuh bukan sekadar agenda kunjungan ke tempat ibadah. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana mendengar langsung aspirasi masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan antara kepolisian dan warga.
Pada akhirnya, masyarakat membutuhkan keamanan yang dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.
Ketika ada gangguan, masyarakat membutuhkan respons. Ketika muncul persoalan, masyarakat membutuhkan penyelesaian.
Ketika generasi muda menghadapi ancaman pergaulan negatif, mereka membutuhkan pembinaan, bukan pembiaran.
Kehadiran Polri harus berjalan beriringan dengan partisipasi masyarakat. Sebab, keamanan yang berkelanjutan hanya dapat dibangun melalui kepercayaan
Kepedulian, dan tanggung jawab bersama. “Polri Bersama Masyarakat” Kamtibmas Tanggung Jawab Bersama.(red)

















