PATI – Pencegahan kenakalan remaja membutuhkan perhatian serius dari keluarga dan lingkungan sekitar.
Pesan moral tersebut menjadi salah satu perhatian Kapolresta Pati, Kombes Pol. Sigit, S.I.K., M.H, dalam kegiatan Safari Subuh di Masjid Baitul Mu’min, Desa Kasiyan, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Rabu (14/10/2026).
Didampingi Kapolsek Sukolilo, AKP Suntoro bersama personel kepolisian, kegiatan ini menjadi sarana menyampaikan pesan kamtibmas, sekaligus mengajak masyarakat memperkuat pengawasan dan pendidikan karakter bagi generasi muda.
Perang sarung, tawuran, perkelahian kelompok, dan konflik antargeng merupakan sejumlah perilaku yang perlu diantisipasi.
Selain berisiko menimbulkan cedera, tindakan tersebut dapat berujung pada persoalan hukum dan merusak masa depan para remaja.
“Karena itu, keluarga menjadi salah satu benteng utama dalam mencegah anak terlibat dalam perilaku berisiko.
Orang tua diimbau tidak hanya memberikan larangan, tetapi juga menjelaskan konsekuensi dari tindakan kekerasan.
Pendekatan dialogis, perhatian terhadap perubahan perilaku, serta pemahaman mengenai lingkungan pertemanan dapat membantu mendeteksi masalah sejak awal.
Apabila anak mengalami konflik dengan teman sebaya, keluarga diharapkan mendorong penyelesaian secara damai melalui komunikasi, bukan dengan balas dendam atau mengajak kelompok untuk melakukan perlawanan.
Selain keluarga, tokoh agama dan tokoh masyarakat diharapkan ikut memberikan teladan serta ruang kegiatan positif bagi anak muda.
Aktivitas olahraga, seni, kegiatan keagamaan, dan aksi sosial dapat menjadi pilihan untuk membangun rasa percaya diri, sekaligus memperkuat kebersamaan.
Kapolresta Pati melalui kegiatan Safari Subuh juga mengajak masyarakat untuk tidak bersikap acuh, ketika mengetahui potensi gangguan keamanan.
Informasi yang relevan dapat disampaikan kepada pihak berwenang melalui jalur yang tepat, tanpa melakukan tindakan main hakim sendiri.
Sinergitas antara kepolisian, keluarga, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang mendukung remaja tumbuh secara sehat, bertanggung jawab, serta mampu mengendalikan emosi.
Pencegahan kenakalan remaja bukan semata-mata tentang penindakan setelah terjadi pelanggaran
Melainkan membangun kesadaran sejak dini, agar generasi penerus wilayah Kabupaten Pati terhindar dari kekerasan dan lebih mengutamakan prestasi”, kata Kapolresta Pati, Kombes Pol. Sigit, S.I.K, M.H. (red)


















