PATI – Masyarakat tidak boleh bersikap pasif, ketika melihat potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitarnya. Sikap acuh terhadap persoalan sosial justru dapat membuka ruang bagi munculnya tindakan yang meresahkan.
Komitmen membangun kesadaran bersama itu disampaikan Kapolresta Pati, Kombes Pol. Sigit, S.I.K., M.H, dalam kegiatan Subuh Keliling di Masjid At-Taqwa, Desa Tawangrejo, Kecamatan Winong, Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung pada waktu subuh tersebut, bukan sekadar agenda silaturahmi keagamaan.
Momentum itu dimanfaatkan untuk mengajak warga mengambil bagian dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Kapolresta Pati menyoroti sejumlah persoalan yang perlu diantisipasi bersama, mulai dari kenakalan remaja, tawuran hingga penyalahgunaan dan peredaran narkoba.
Menurutnya, pencegahan harus dimulai dari lingkungan terkecil. Keluarga tidak boleh kehilangan pengawasan
Masyarakat tidak boleh kehilangan kepedulian, dan lingkungan pendidikan harus ikut mengambil peran dalam membentuk karakter generasi muda.
Kepolisian juga membutuhkan dukungan masyarakat melalui komunikasi yang terbuka dan penyampaian informasi, apabila ditemukan potensi gangguan keamanan.
Kombes Pol. Sigit, S.I.K, M.H mengajak seluruh elemen masyarakat membangun kedamaian bukan sebatas slogan, tetapi melalui kepedulian dan tindakan konkret.
Sebab, keamanan yang kuat tidak hanya lahir dari kehadiran aparat, tetapi juga dari masyarakat yang peduli
Berani mencegah dan tidak membiarkan lingkungannya dikuasai perilaku menyimpang”, katanya.(red)

















