PATI – Menjelang Pilkades Muktiharjo 2027, Purn. Serma Sumanto mulai memperkenalkan gagasan kepemimpinan yang menitik beratkan pada kedisiplinan, kebersamaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Mantan anggota Pasukan Khusus Angkatan Darat itu menyatakan kesiapan maju sebagai calon kepala desa di Muktiharjo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati.
Ia menawarkan visi membangun desa yang maju, mandiri, aman, transparan dan sejahtera. Pengalaman didunia militer
Menurutnya Sumanto, menjadi salah satu sumber nilai yang ingin diterapkan dalam pengabdian kepada masyarakat.
Disiplin, ketegasan dalam menjalankan tanggung jawab, dan semangat kebersamaan diharapkan menjadi landasan dalam mengelola pemerintahan desa.
Namun, kepemimpinan desa tidak hanya membutuhkan ketegasan. Kemampuan mendengarkan aspirasi
Hal ini bisa menyelesaikan persoalan warga, dan mengambil keputusan berdasarkan kebutuhan masyarakat juga menjadi hal penting.
Sumanto menempatkan peningkatan pelayanan publik sebagai salah satu agenda yang ingin diperjuangkan.
Ia mendorong pelayanan administrasi yang lebih cepat, ramah dan sederhana, sehingga warga memperoleh kemudahan dalam mengurus berbagai keperluan.
Pada sektor pembangunan, ia menekankan pentingnya menentukan prioritas berdasarkan kebutuhan di lapangan.
Perbaikan infrastruktur, termasuk jalan, drainase, penerangan, dan fasilitas umum, perlu dilakukan dengan mempertimbangkan pemerataan manfaat bagi seluruh masyarakat.
Ia juga menyoroti pentingnya membangun ekonomi desa melalui pemberdayaan UMKM, petani, peternak, serta pelaku usaha lokal.
Untuk pengembangan keterampilan dan kegiatan produktif bagi pemuda, hal ini dinilai dapat menjadi salah satu jalan untuk memperluas peluang ekonomi.
Di bidang sosial, perhatian terhadap warga kurang mampu dan lansia, serta dukungan pada sektor pendidikan dan kesehatan, menjadi bagian dari agenda yang diperkenalkan.
Kami juga turut menggarisbawahi pentingnya keterbukaan pengelolaan Dana Desa. Menurut gagasan yang dibawanya
Masyarakat perlu mendapat informasi yang jelas mengenai program, anggaran dan pelaksanaan pembangunan, agar kedepan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa dapat tumbuh.
Dia juga menginginkan kehidupan masyarakat Muktiharjo tetap guyub rukun tanpa terpecah oleh perbedaan golongan maupun pilihan politik.
Meski demikian, pengalaman dan kedisiplinan saja tidak cukup untuk menjamin keberhasilan pemerintahan.
Seluruh program harus dirancang secara realistis, mengikuti ketentuan yang berlaku, dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan desa.
Menjelang Pilkades 2027, Sumanto berharap dapat membuka dialog dengan masyarakat, sekaligus menerima masukan mengenai persoalan yang perlu diprioritaskan.
Pandangan kami kedepan, Desa Muktiharjo bukan ditentukan oleh satu orang semata, melainkan oleh kerja bersama seluruh elemen masyarakat.
Pada akhirnya, gagasan perubahan akan diuji melalui kemampuan pemimpin dalam menjaga amanah, membangun kepercayaan, dan memastikan setiap kebijakan berpihak pada kepentingan bersama”, pungkasnya.(red)


















