PATI – Sebanyak sekitar 40 warga mengikuti lelang bondo desa yang digelar Pemerintah Desa Ngemplak Lor, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Rabu (16/9/2026).
Lelang yang berlangsung selama dua jam, mulai pukul 09.30 hingga 11.30 WIB, menawarkan sejumlah aset berupa tanah tegalan dan sawah dengan masa pemanfaatan selama satu tahun.
Total terdapat 21 bidang atau petak lahan yang ditawarkan, terdiri atas 16 bidang tanah tegalan dan lima petak sawah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Kecamatan Margoyoso, Slamet, S.H mewakili Camat Margoyoso, Kapolsek Margoyoso, AKP Daffid Paradhi, S.H
Perwakilan Koramil Margoyoso, Aiptu Ronang, Kepala Desa Ngemplak Lor, Supriyono, Bhabinkamtibmas, Aipda Isrojul, Babinsa, Serma Kurdiyanto, perangkat desa, kelembagaan desa, dan masyarakat.
Kepala Desa Ngemplak Lor Supriyono menjadi penanggung jawab pelaksanaan lelang bondo desa tersebut.
Antusiasme warga mengikuti kegiatan cukup tinggi. Kondisi tersebut sejalan dengan karakter masyarakat setempat yang banyak menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian.
Lahan hasil lelang dapat digunakan masyarakat untuk kegiatan pertanian, termasuk menanam padi, ketela maupun tebu.
Dari seluruh proses lelang, Pemerintah Desa Ngemplak Lor memperoleh pemasukan sebesar Rp630 juta yang masuk sebagai penerimaan kas desa dan menjadi salah satu sumber PADes.
Pemerintah desa diharapkan tetap memastikan seluruh proses administrasi, pemanfaatan aset, dan pencatatan penerimaan dilakukan sesuai ketentuan pengelolaan keuangan desa”, ungkap AKP Daffid Paradhi, S.H, Kapolsek Margoyoso.(red)
















