KUDUS – Pengamanan Idulfitri 2026 resmi memasuki tahap pengawasan ketat. Simpang 7 Kudus, kini menjadi titik fokus setelah inspeksi langsung dilakukan oleh Dansat Brimob Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Noor Hudaya.
Kegiatan ini didampingi oleh Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo selama pengecekan di pos terpadu.
Ia menegaskan bahwa pengamanan arus mudik tidak boleh lengah sedikit pun. Sebagai jalur strategis
Simpang 7 diprediksi akan mengalami lonjakan kendaraan signifikan. Kondisi ini menuntut kesiapan maksimal dari seluruh personel Polri di lapangan.
Kombes Noor Hudaya menjelaskan, bahwa setiap potensi gangguan keamanan harus diantisipasi sejak dini.
Dia juga menggarisbawahi pentingnya sinergi antar instansi, agar kedepan pengamanan berjalan efektif.
“Tidak ada ruang untuk kesalahan. Semua harus siap dan sigap,” ujar Dansat Brimob Polda Jateng dengan tegas, Rabu (25/3/26).
AKBP Heru Dwi Purnomo, Kapolres Kudus menambahkan bahwa seluruh personel Polri telah ditempatkan sesuai tugas dan fungsi masing-masing.
Ia memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama, pantauan di lokasi menunjukkan petugas bekerja secara intensif.
Pengaturan lalu lintas dilakukan secara aktif, sementara pemantauan situasi terus berlangsung tanpa henti”, tutur AKBP Heru Dwi Purnomo kepada wartawan
Kehadiran Dewan Redaksi TV10Newsgroup.com, Muhammad Ali Imron turut memberikan perspektif publik.
Bahwa transparansi dalam pengamanan sangat penting, untuk membangun kepercayaan masyarakat.
Dengan langkah ini, aparat menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan selama momen lebaran.
Simpang 7 Kudus pun dipastikan menjadi titik yang diawasi ketat”, tutup Muhammad Ali Imron dilokasi pos terpadu.(red)

















