PATI – Rencana pendirian posko AMPB di depan Mapolresta Pati kembali mendapat penolakan keras oleh LBH GP Ansor
Luqman Hakim, S.H, Pimpinan Pusat LBH GP Ansor Korwil Jawa Tengah dan DIY hari ini menilai keberadaan posko tersebut bukan sekadar mengganggu aktivitas warga, namun juga bisa menjadi ancaman serius bagi stabilitas keamanan daerah.
Menurut Luqman Hakim, S.H, Mapolresta Pati merupakan institusi negara yang memiliki fungsi vital, dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.
“Karena itu, jika ada kelompok yang mendirikan posko tepat di depan kantor kepolisian, maka dapat menimbulkan persepsi bahwa kewibawaan aparat sedang diuji.
“Kalau ada posko berdiri di depan Mapolresta, masyarakat bisa menilai seolah aparat sedang diprovokasi atau ditantang. Ini bukan persoalan sepele,” kata Luqman Hakim, S.H kepada wartawan, Kamis (30/4/2026).
Ia menambahkan, tindakan tersebut dapat menciptakan kegaduhan di tengah situasi masyarakat yang selama ini hidup damai.
LBH GP Ansor mengingatkan bahwa Pati tidak boleh dijadikan ladang konflik oleh pihak-pihak tertentu, yang memiliki agenda terselubung.
“Pati ini daerah yang aman dan harmonis. jangan sampai kondisi ini rusak. hanya karena ada pihak yang sengaja menciptakan ketegangan,” tuturnya
“Lebih jauh, Luqman Hakim, S.H menyoroti dampak psikologis bagi masyarakat sekitar, khususnya pelajar dan tenaga pendidik.
Dia menambahkan, lingkungan pendidikan seharusnya menjadi kawasan yang terbebas dari aktivitas yang memunculkan rasa takut, atau tekanan sosial.
“Kalau dekat sekolah, tentu mengganggu. Dunia pendidikan harus dilindungi dari suasana gaduh yang tidak sehat,” ujarnya.
Dukungan LBH GP Ansor kepada Polresta Pati untuk menjaga ketertiban umum. Ia menyebut keamanan tidak hanya menjadi tugas kepolisian, melainkan kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat.
“Kami mendukung penuh Polresta Pati menjaga keamanan. kondusifitas adalah modal utama kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat,” tambah Luqman Hakim, S.H
Kami menilai, apabila posko tetap dipaksakan berdiri, maka aparat harus melakukan tindakan tegas dan tidak memberikan ruang pembiaran yang bisa memperbesar konflik.
“Kalau ada pihak yang sengaja membuat keresahan, aparat jangan ragu. negara tidak boleh kalah oleh kelompok yang merusak ketenangan.
Pernyataan Luqman Hakim, S.H menjadi sinyal kuat, bahwa elemen masyarakat sipil tidak akan tinggal diam. jika ada pihak yang mencoba mengguncang stabilitas wilayah Kabupaten Pati.(red)


















