PATI – Informasi mengenai lebih dari 200 paket aspirasi Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Tengah (Banprov Jateng) di wilayah Kabupaten Pati menjadi perhatian publik.
Paket-paket tersebut disebut-sebut mendapat persoalan, karena berada di luar wilayah daerah pemilihan (dapil) dan dikabarkan mendapat imbauan untuk dikembalikan.
Informasi itu disampaikan narasumber berinisial WD saat ditemui wartawan di salah satu kafe di Kabupaten Pati, Senin malam (29/9/2026).
Menurut WD, terdapat pembicaraan mengenai lebih dari 200 paket aspirasi Banprov yang diminta untuk dikembalikan.
Sejumlah kepala desa juga disebut membenarkan adanya informasi mengenai imbauan tersebut.
Namun, sampai saat ini belum diperoleh dokumen resmi yang memastikan jumlah paket, daftar penerima, lokasi kegiatan, maupun mekanisme pengembaliannya.
Plt Kepala Dispermades Kabupaten Pati, Hadi Santosa saat dikonfirmasi melalui WhatsApp menyampaikan bahwa pihaknya belum menerima pemberitahuan tertulis terkait persoalan tersebut.
Hadi juga menyebut informasi yang diterimanya berkaitan dengan asistensi dari KPK. Pernyataan tersebut masih memerlukan penelusuran lebih lanjut, agar diketahui konteks dan dasar administratifnya”, kata Hadi Santosa kepada wartawan, Rabu (29/9/26).
Berdasarkan informasi resmi DPRD Jawa Tengah, Kabupaten Pati dan Kabupaten Rembang berada dalam satu Dapil 4 DPRD Provinsi Jawa Tengah.
Publik kini mendorong keterbukaan mengenai daftar paket, lokasi kegiatan, pihak pengusul, penerima manfaat, serta dasar administratif pengalokasian Banprov.
Sejumlah pihak juga meminta lembaga pengawasan, termasuk BPK Jateng, BPK RI dan KPK RI melakukan pemeriksaan, apabila terdapat dasar dan indikasi persoalan dalam pengelolaan keuangan negara.
Hingga berita ini ditulis, informasi mengenai lebih dari 200 paket tersebut, masih membutuhkan verifikasi melalui dokumen resmi dan keterangan dari seluruh pihak terkait.
Redaksi membuka ruang konfirmasi bagi Pemprov Jawa Tengah, DPRD Jawa Tengah, Pemkab Pati, maupun pihak lainnya untuk memberikan penjelasan.(red)


















